Jumat, 6 Maret 2026
Medan – Andi, Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Sumut, menghimbau masyarakat Kota Medan untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara berlebihan.
Himbauan ini muncul setelah adanya kekhawatiran masyarakat terkait potensi perang antara Iran dan Israel yang dapat mempengaruhi ketersediaan BBM. Masyarakat khawatir bahwa konflik ini dapat mengganggu pasokan minyak mentah dari Timur Tengah, yang merupakan salah satu sumber utama minyak dunia, sehingga berdampak pada kenaikan harga BBM di Indonesia. “Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa situasi BBM di Medan masih terkendali. Kami mengimbau agar tidak melakukan panic buying, karena hal ini dapat memperburuk situasi,” kata Andi dalam pernyataan resminya.
Andi juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM dan tidak melakukan penimbunan. “Mari kita bersama-sama menjaga ketersediaan BBM di Medan. Tidak perlu panik, karena pasokan BBM masih mencukupi,” tambahnya.
Pihak Pertamina juga memastikan bahwa stok BBM di Sumatera Utara cukup dan aman. “Kami telah memastikan bahwa pasokan BBM di wilayah Sumatera Utara, termasuk Medan, masih mencukupi dan terkendali,” kata seorang juru bicara Pertamina.
Masyarakat diminta untuk tetap memantau informasi resmi dari pihak terkait dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak jelas.




















